May 15, 2008

BBM naik,SBY-JK harus turun

Haruskah bbm naik disaat kehidupan rakyat masih sengsara.Ketika bahan pokok sudah menjulang tinggi dan cari uang terasa begitu sulit.Tak pernahkah SBY-JK membayangkan betapa hidup begitu sulit.Cari kerja susah,cari makan susah apalagi uang untuk berekreasi. Apakah presiden dan pejabat yang berlimang harta akan tidur dengan nyenyak ketika ada rakyat yang tak bisa tidur karena perutnya belum terisi makanan.
Kita sudah mafhum bahwa ketika BBM naik maka sudah dipastikan barang barang semua juga ikut naik.Beras mahal,minyak goreng mahal bahkan tempe tahu yang dulu dianggap makanan orang kere sudah jadi makanan orang orang yang punya uang,karena tempe tahu juga sudah mahal akibat kedelai yang naik habis habisan.SBY-jk tidak bisa memenej negeri dengan baik.Mereka menjabat bukannya sebagai ladang amal kebaikan untuk mendapat pahala, tetapi mereka menjabat sebagai ajang memperkaya diri sendiri dan golongan yang telah menyengsarakan rakyat.Tak tahukah mereka doa orang tertindas akan menjadikan mereka tidak layak menjadi penghuni surga.Mereka bukan Seorang setengah dewa tapi hanya seorang si pembual yang banyak omong dan tak menepati janji mereka saat kampanye dulu.Ingatkah janji adalah yang harus dipenuhi.
Untuk itu salah bila rakyat menginginkan mereka turun dengan baik sebelum mereka diturunkan dengan paksa.Jangan sampai ada Gelombang Reformasi jilid II yang memaksa mereka turun ,biarlah orang terbaik yang memimpin negeri "gemah rimpah loh jinawi" dan bekerja untuk memakmurkan rakyatnya.

No comments: